Fakta Garam Indonesia Masih Sangat Kurang dalam Produksinya

RamsolIndonesia.co.id – Ada beberapa Fakta Garam Indonesia yang membuat Anda tertarik untuk terjun di bidang ini. Garam yang sering kita jumpai yaitu garam dapur karena para ibu tentu tidak bisa lepas dari bumbu masak yang satu ini. Banyak yang beranggapan bahwa menjadi produsen garam tentu tidak akan ada untungnya karena harga garam yang sangat murah. Namun pemikiran tersebut sangat salah. Terjun di dunia garam tentu Anda akan memperoleh keuntungan yang menggiurkan.

Fakta Garam Indonesia Menarik untuk diungkap

Ada beberapa data pendukung yang menjelaskan mengenai fakta garam Indonesia. Indonesia yang sebagian besar wilayahnya perairan tentu jauh lebih mudah untuk memproduksi garam. Daerah pesisir pantai biasanya bermata pencaharian sebagai nelayan dan memproduksi garam dengan cara tradisional. Faktanya menjelaskan bahwa Indonesia menduduki peringkat kelima sebagai negara produsen garam.

Jumlah garam yang berhasil diproduksi oleh Indonesia yaitu sebesar 2.500.000 ton/tahun. Peringkat pertama diduduki oleh Negara Cina dengan produksinya 48.000.000 ton per tahun. Peringkat kedua ditempati oleh negara India yang berhasil memproduksi sebanyak 16.000.000 ton/tahun. Posisi ketiga ada Australia dengan jumlah produksi garam 12.000.000 ton per tahun kemudian posisi keempat mampu memproduksi garam sebanyak 3.000.000 per tahun yaitu negara Thailand.

Fakta Garam Indonesia
Fakta Garam Indonesia

Survey membuktikan bahwa pada tahun 2016 kebutuhan garam bisa mencapai 4.163.292 ton yang diuraikan dengan berbagai macam kegiatan yang dilakukan oleh masyarakat Indonesia. Diperkirakan bahwa pada tahun 2030 kebutuhan garam akan mengalami peningkatan mencapai 2 juta lebih. Jika ditulis secara mendetail yaitu sebanyak 6.547.748 ton.

Kebutuhan tersebut diuraikan dari industri CAP yang menjadi konsumen terbesar dari garam dengan angka mencapai 2,3 jutaan. Selain industri Cap, Ada juga garam rumah tangga, industri aneka pangan dan pembersih, pengeboran minyak dan lain-lain. Industri Aneka pangan dan pembersih meliputi industri pakan ternak, mie instan, mie basah, margarine, kecap, saus, biskuit, snack food, es batu, es krim, kulit dan pengasinan ikan.

Beberapa permasalahan yang dihadapi oleh Indonesia yaitu masih adanya ketergantungan dari garam impor. Produktivitas garam yang rendah hanya mampu memproduksi sekitar 50 – 100 ton per hektarnya. Sedangkan negara tetangga yaitu Australia bisa memproduksi hingga 250 ton per hektarnya.

Garam yang diproduksi dengan cara tradisional atau cara lama membuat kualitas garam kurang baik. Garam berwarna kecoklatan, kotor dan kandungan NaCl nya di bawah 90%. Selain itu, harga garam tidak stabil karena harga ditentukan bebas oleh pembeli. Para petani garam pun belum terbebaskan dari sistem ijon.

Baca juga : Kandungan Garam

Penelitian pada tahun 2016 juga telah membuktikan bahwa Indonesia kekurangan pasokan garam. Hal tersebut menyebabkan Indonesia harus mengimpor garam dari luar negeri. Impor garam pun tergolong dalam jumlah yang besar yaitu sebanyak 1.613.292 ton. Padahal jika Indonesia digali lagi potensinya, tentu tidak perlu lagi mengimpor garam dari luar negeri.

Jika Indonesia sendiri mampu mengembangkan bisnis garam, tentu masyarakat juga akan terbantu. Semakin besar perusahaan akan membuat perusahaan memerlukan sumber daya manusia yang lebih banyak. Hal tersebut akan mengurangi angka pengangguran di Indonesia sendiri. Harapannya Indonesia tidak lagi mengimpor garam namun bisa mengekspor garam yang berkualitas.

Bergabung Bersama PT Ramsol

Tidak ada salahnya jika Anda memilih bergabung bersama kami di PT. Ramsol Garam Kristal Indonesia. Perusahaan kami berdiri sejak bulan april tahun 2017 yang dipelopori oleh Bapak Hasan Ahmad. Formula Ramsol dibuat dari bahan-bahan organik yang berasal dari alam. Dapat dipastikan bahwa garam yang kami produksi merupakan garam yang berkualitas.

Sebelum kami memproduksi dalam jumlah yang banyak, tentu terlebih dahulu kami telah melakukan penelitian mengenai garam yang diproduksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa garam yang diproduksi dengan ramsol ini mampu menghasilkan garam yang lebih bersih dan kering. Kandungan NaCl nya pun bisa mencapai 99% dan bisa bertahan hingga puluhan tahun. Garam bisa bertahan lebih dari 20 tahun lamanya.

Garam Ramsol dibeli oleh pembeli dengan harga minimal Rp. 900 per kilogram. Harga tersebut tentu jauh beda dengan garam konvensional yang dijual dengan harga Rp. 400 per kilogram. Selain itu, produksi garam setiap hektarnya bisa mencapai 1000 ton. Dapat dibayangkan bukan jika Anda ikut menginvestasikan uang Anda bersama kami?

Cara menjalin kerja sama dengan kami cukup mudah. Anda hanya perlu menginvestasikan uang sebesar 35 juta untuk satu kavling sebagai aset pendapatan Anda. Anda sebagai penanam modal kemudian kami yang menjalankannya. Dalam perusahaan dapat dikatakan bahwa Anda sebagai pekerja pasif dan kami sebagai pekerja aktif.

Hanya dengan menginvestasikan 35 juta Anda akan mendapatkan banyak keuntungan. Harga tersebut untuk membeli 1 unit kavling garam yang luasnya 100 meter dengan ukuran 4 x 25 m. Satu unit kavling tersebut pun atas nama Anda bukan atas nama perusahaan kami. Harga tanah per tahunnya pun bisa naik mencapai 20%. Nah, Anda juga bisa menggunakan 1 unit kavling tersebut untuk memperjualbelikan tahunan.

Perusahaan kami dikelola oleh team profesional yang telah berpengalaman. Anda sebagai investornya pun bisa memantau setiap saat dan melihat hasilnya. Selain itu, dengan harga 35 juta Anda juga telah bebas dari biaya tambahan. Harga 35 juta sudah bersih dan Anda terima jati. Segala biaya notaris, balik nama, BPHTB, dan SHM. Jadi Anda tidak akan mengeluarkan biaya apapun hingga panen.

Baca juga : Manfaat Garam

Keuntungan lain yang didapatkan bagi setiap investor yaitu bagi hasil. Anda bisa memperoleh income hingga 10 juta per tahunnya. Hitungan dari komparasi bagi hasil yaitu masa panen garam akan dialami selama 4 bulan setiap tahunnya. Waktu panen garam akan terjadi setiap 5 hingga 7 hari lamanya. Harga pokok produksi gara, yaitu Rp. 350 per kilogramnya. Selain itu, satu kavling yang Anda investasikan tersebut mampu menghasilkan panen hingga 1,4 ton.

Selain itu, bagi Anda yang ingin segera menginvestasikan uangnya untuk membeli kavling, Anda akan memperoleh voucher menarik dari kami. Kami memberikan voucher yang jumlahnya dari 1 hingga 5 juta rupiah. Bagi Anda yang menginvestasikan pada bulan agustus bisa mendapatkan voucher senilai 5 juta rupiah.

Jika Anda menginvestasikan pada bulan berikutnya, Anda hanya akan mendapatkan voucher senilai Rp. 4.000.000. Setiap menambah satu bulan maka voucher spesial tersebut akan berkurang 1 juta rupiah. Voucher spesial hanya akan berlangsung hingga desember saja. Pada bulan desember voucher spesial ini bernilai Rp. 1.000.000. Sebaiknya secepat mungkin Anda menginvestasikannya bersama kami. Karena kami hanya menyediakan 100 kavling saja untuk diinvestasikan.

Fakta Garam Indonesia yang masih kekurangan produksinya, tentu menjadi peluang Anda untuk terjun pada produksi garam. Kemungkinan mendapatkan income tentu jauh lebih besar dibandingkan kemungkinan terjadinya kerugian. Nah, tidak ada salahnya jika Anda ikut menginvestasikan uang Anda untuk membeli kavling yang sudah disediakan oleh perusahaan kami. Sistem dan cara kerja kami jelas dan tentu anda bisa melihatnya secara langsung.

Summary
Review Date
Reviewed Item
Fakta Garam Indonesia
Author Rating
51star1star1star1star1star

2 thoughts on “Fakta Garam Indonesia Masih Sangat Kurang dalam Produksinya”

Leave a Comment